EKSCHOOL.ID, – Beberapa bulan terakhir suhu di sejumlah daerah di Indonesia mengalami kenaikan dengan rata-rata di angka sekitar 35° sampai dengan 30°C.
Kondisi ini pun membuat udara di luar ruangan menjadi terasa sangat panas, dari biasanya.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu panas yang meningkat akhir-akhir ini, disebabkan oleh minimnya pertumbuhan awan dan perubahan kondisi dinamika atmosfer.
Menurut perkiraan dari BMKG, suhu panas di Indonesia akan berhenti pada sekitar bulan Oktober 2023. Sesuai yang diprediksi oleh BMKG, level El Nino moderat akan terus berlangsung dan bertahan pada bulan Februari sampai Maret 2024.
Dampak dari El Nino dapat berkurang saat masuk musim hujan. Kepala BMKG Dwikorita menjelaskan melalui Talkshow Presisi, bahwasannya awal musim hujan berkaitan erat dengan adanya peralihan Monsun Australia menjadi Monsun Asia.
Monsun Asia diprediksi akan memasuki wilayah Indonesia, sehingga pada bulan November hujan akan mulai turun. Sebagian wilayah Indonesia mengalami musim hujan saat sebelum bulan November, namun sebagian wilayah dipastikan akan memasuki musim hujan saat bulan November mendatang.
Dengan mulainya musim hujan ini, diharapkan, suhu panas dapat segera berakhir. Puncak dari musim hujan, diprediksi oleh BMKG akan terjadi pada bulan Januari sampai Februari 2024.










