EKSCHOOL.ID, – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus membenahi infrastruktur jalan di Kabupaten Bogor yang sebelumnya rusak akibat aktivitas angkutan tambang.
Hingga 2026, sebanyak 15,1 kilometer jalan pada ruas Parung Panjang hingga Bunar, Kecamatan Cigudeg, telah diperbaiki dari total panjang 28,04 kilometer. Untuk pekerjaan tersebut, Pemprov Jabar menggelontorkan anggaran mencapai Rp142 miliar.
Sekretaris Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat Kosasih mengatakan, perbaikan jalan tersebut dilakukan secara bertahap sejak 2024 hingga 2026.
Kerusakan jalan sebelumnya dipicu oleh tingginya aktivitas truk pengangkut hasil tambang yang melintas dengan muatan berlebih. Kondisi tersebut tidak hanya mempercepat kerusakan jalan, tetapi juga beberapa kali memicu kecelakaan.
Sebagai bagian dari upaya pengendalian, Pemprov Jabar memasang portal dengan ketinggian 4 meter untuk membatasi kendaraan tambang melintasi ruas jalan tersebut.
Portal dipasang di tiga titik, yakni ruas Jalan Jakarta kilometer 55, kilometer 64, dan kilometer 79.
Pengawasan juga diperketat. Dinas Perhubungan Jawa Barat menyiagakan petugas selama 24 jam untuk memastikan tidak ada truk tambang yang melintas di wilayah Kecamatan Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar menuturkan, pengawasan tersebut dilakukan secara penuh selama 24 jam.
“Dishub piket 24 jam untuk mengawasi aktivitas angkutan tambang,” ucap Dhani, Senin (14/9/2026).
Dhani juga mengingatkan para pengusaha tambang bahwa surat edaran gubernur nomor 7920/ES.09/PEREK tertanggal 25 September 2025 masih berlaku.
Surat edaran tersebut mengatur penghentian sementara seluruh aktivitas tambang di Kecamatan Parung Panjang, Rumpin, dan Cigudeg.
Upaya perbaikan infrastruktur sekaligus pengawasan aktivitas angkutan tambang tersebut menjadi bagian dari langkah Pemprov Jabar dalam menata kembali kawasan pertambangan di Parung Panjang dan wilayah sekitarnya.









