EKSCHOOL.ID, – Departemen Desain Produk Industri (Despro), Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan kesempatan berharga kepada para siswa SMA sederajat bisa masuk tanpa tes.

Tanpa tes ini bisa didapatkan melalui golden ticket lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Kemitraan, Mandiri, dan Prestasi (SKMP) 2023 mendatang.

Kepala Departemen Despro ITS, Bambang Tristiyono mengatakan program tersebut sudah memasuki tahun kedua. Pada tahun sebelumnya, jalur ini berhasil meningkatkan minat calon mahasiswa untuk berkuliah di Despro ITS.

“Tujuannya untuk memberikan apresiasi kepada siswa SMA/SMK/MA sederajat yang memiliki prestasi luar biasa,” ujarnya.

BACA JUGA INI GENGS…Pakar ITB Memaparkan Alasan Mengapa Gempa di Turki Sangat Merusak

Syaratnya Gimana?

Ada kualifikasi bagi kalian yang ingin mendapatkan jalur Golden Ticket. Semuanya sama kayak tahun lalu. Peserta harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), menyertakan copy rapor semester 1 sampai 5, mencantumkan bukti prestasi akademik maupun nonakademik, serta mencantumkan bukti prestasi luar biasa.

Persyaratan berikutnya yakni peserta harus membuat uraian yang ditulis tangan berisi deskripsi diri dan alasan masuk Departemen Despro ITS. Selain itu, peserta juga memiliki surat pernyataan keaslian prestasi dan dokumen lain dengan mengetahui kepala sekolah, serta tidak buta warna ketika proses daftar ulang dan cek kesehatan.

Para peserta juga harus memilih Despro ITS sebagai pilihan pertama pada jalur pendaftaran SNBP dan SKMP.

BACA JUGA INI GENGS…Baca Buku Sambil Santai, Pitimoss Fun Library Pilihannya

Jenis Prestasinya Apa Aja?

Ada tiga jenis prestasi luar biasa yang dapat didaftarkan pada jalur Golden Ticket ini. Pertama, prestasi nasional atau internasional di bidang desain yang diselenggarakan oleh institusi terkemuka. Kedua, content creator atau influencer pada media sosial. Ketiga, entrepreneur terutama di bidang desain atau bisnis kreatif yang dibuktikan melalui profil usaha serta omzet.

Dalam hal ini, Bambang mengungkapkan bahwa tidak ada batasan khusus terkait jumlah omzet yang dihasilkan maupun jenis konten bagi para peserta yang mendaftar dengan prestasi influencer dan entrepreneur. Hal ini dilakukan agar para peserta dengan prestasi luar biasa memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi jalur Golden Ticket.

“Seleksi jalur ini terbuka untuk siswa peminatan sains dan teknologi (saintek) serta sosial dan humaniora (soshum),” ungkapnya.

Bambang berharap melalui jalur Golden Ticket tahun ini, Departemen Despro ITS menjadi pilihan favorit siswa SMA/SMK/MA sederajat untuk melanjutkan pendidikan pada bidang desain. Ia juga berharap dengan adanya jalur Golden Ticket ini, siswa peminat Despro ITS akan semakin meningkat dan dikenal masyarakat luas.

Sumber : HUMAS ITS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *