EKSCHOOL.ID, – Denver Nuggets berhasil menjadi juara NBA setelah mengalahkan Miami Heat dalam lima pertandingan final. Hasil ini seakan menjadi klimaks atas hasil impresif yang ditunjukan sepanjang musim 2022/2023.

Denver Nuggets tampil di babak play-off dengan status pemuncak klasemen Wilayah Barat. Mereka mengalahkan lawan-lawannya secara meyakinkan. Minnesota Timberwolves mereka kalahkan dengan agregat 4-1, Phoenix Suns diatasi dengan agregat 4-2 dan membantai LA Lakers dengan agregat 4-0 saat final Wilayah Barat.

Mereka pun berhadapan dengan juawa Wilayah Timur, Miami Heat di partai final. Duel seru tersaji di dua pertandingan awal. Saat game pertama, Denver Nuggets menang dengan poin 104-93. Namun, kemenangan terhenti di game kedua. Mereka takluk 108-111 dari Miami Heat.

BACA JUGA INI GENGS…Asa Denver Nuggets Menjadi Juara NBA 2023 Terbuka Lebar

Mentalitas Denver Nuggets teruji saat berhasil membalas pada game ketiga dengan meraih kemenangan 109-94. Penampilan impresif pun berlanjut saat game keempat. Mereka menang dengan skor 108-95.

Saat pertandingan penentuan di Ball Arena, Selasa (13/6) WIB, Denver Nuggets yang sudah di atas angin mendapat perlawanan sengit. Meski begitu, semua berakhir dengan kemenangan yang melegakan. Skornya 94-89.

Gelar juara yang didapatkan Denver Nuggets adalah yang pertama kali dalam sejarah NBA. Mereka pernah mencicipi gelar juara saat kompetisi masih bernama ABA, itu pun tahun 1975.

Gelar juara ini pun terasa lengkap karena salah satu pemainnya, Nikola Jokic didapuk sebagai Most Valuable Player (MVP) NBA Finals 2023 atau pemain terbaik. Pria berkebangsaan Serbia itu memang tampil mengesankan sepanjang play-off.

Semua itu tertuang dalam hasil statistik yang dia kuasai dalam tiga kategori. Jokic mencatatkan 600 angka, 269 rebound dan 190 assists sepanjang play-off NBA 2023.

BACA JUGA INI GENGS…Menanti Tim Esports Indonesia Melewati Ujian dalam MSC 2023

Kesuksesan Denver Nuggets musim ini pun tidak lengkap jika tidak membahas sang pelatih, Michael Malone. Bagi pria 51 tahun ini, trofi yang didapatkan adalah yang pertama dalam penantiannya selama 10 tahun terakhir sejak dipercaya menukangi tim di NBA.

Sebelumnya, ia kerap menjadi asisten pelatih. Tim NBA pertama yang dilatih adalah Sacramento Kings dari 2013 sampai 2014. Setahun kemudian, ia pindah menakhkodai Denver Nuggets.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *