EKSCHOOL.ID, – Kabupaten Garut ditetapkan sebagai lokus pelaksanaan Seminar Nasionalisme Goes to School Tahun 2026, sebuah agenda strategis pemerintah dalam memperkuat ideologi kebangsaan di kalangan pelajar.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri RI, Sri Handoko Taruna, di Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Rabu (28/1/2026).
Seminar yang mengusung tema “Berprestasi Tanpa Kehilangan Empati” ini merupakan hasil kolaborasi Ditjen Polpum Kemendagri dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut.
Sri Handoko Taruna mengapresiasi sinergi yang terbangun antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan pembinaan ideologi dan karakter generasi muda. Ia menegaskan, penguatan nasionalisme dan karakter kebangsaan merupakan fondasi penting bagi kemajuan bangsa di tengah tantangan global.
“Hatur nuhun atas kerja samanya. Sekecil apa pun aktivitas ini, saya yakin akan memberi manfaat besar. Kami berharap generasi muda mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai positif bagi bangsa dan negara, dimulai dari lingkungan terdekat,” ujar Sri Handoko, dikutip dari laman resmi JabarProv, Selasa 3 Februari 2026.
Menurutnya, seminar ini dirancang untuk mencetak generasi emas yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki empati sosial serta jiwa nasionalisme yang kuat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana menyambut baik kepercayaan pemerintah pusat yang menjadikan Garut sebagai lokasi pembinaan ideologi kebangsaan bagi pelajar.
Ia menilai, derasnya arus teknologi informasi membuat generasi muda tumbuh dalam ruang digital tanpa batas. Kondisi tersebut, kata dia, harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan agar generasi muda tidak kehilangan jati diri.
“Generasi muda hari ini punya kemampuan berjejaring dan berkomunikasi di mana saja. Inilah alasan pentingnya penanaman nilai nasionalisme agar kemajuan teknologi tetap selaras dengan karakter kebangsaan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Garut berharap, melalui kegiatan ini, para pelajar semakin bijak dalam bermedia sosial serta konsisten mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Seminar ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta.










