EKSCHOOL.ID, – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung pabrik perakitan baterai PT Hyundai Energy Indonesia kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Cikarang, Kabupaten Bekasi. 

Ia sendiri datang dan melakukan seremoni peletakan batu pertama bersama Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Lee Sang Deok, serta jajaran direksi PT Hyundai Energy Indonesia, Rabu (31/5) lalu.

Pabrik perakitan baterai direncanakan beroperasi Maret 2024. Nantinya, pabrik tersebut memproduksi 21 ribu sistem baterai CAPA per tahun. Dengan nilai investasi USD60 juta, tahun berikutnya pabrik ini akan menambah produksi menjadi 56 ribu unit BSA.

Pabrik yang memproduksi modul baterai dengan delapan cells dan baterai pack dengan empat modul tersebut mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal. Kapasitas produksinya  sebesar 5 Gwh.

Baca Juga Ini Gengs….Permintaan Bayi Tabung Meningkat, Ngejar Status Baby Dragon

“Atas nama Pemprov Jabar saya sangat mendukung, ini kebanggaan, menjadi peristiwa bersejarah masa depan yang rendah karbon dan ramah lingkungan dimulai salah satunya dari peristiwa hari ini,” kata Ridwan Kamil melalui siaran pers yang diterima.

Buat diketahui nih, pada 2050 Indonesia sudah berkomitmen net zero emisi dengan penggunaan energi terbarukan. Potensinya gimana? Indonesia khususnya Jawa Barat punya potensi besar di sektor energi terbarukan mulai dari panas matahari, air, angin dan geotermal. 

Dengan penduduk hampir 300 juta jiwa, Indonesia hanya akan mengonsumsi setengah dari total energi terbaruka yakni 400 Gwh.

“300 juta penduduk Indonesia cukup mengonsumsi setengahnya. Maka di masa depan Indonesia akan terus mengekspor energi terbarukan ke dunia,” tutup Ridwan Kamil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *