EKSCHOOL.ID, – Pemdaprov Jabar segera meresmikan atau grand launching Pasar Kreatif Jabar di kawasan Cikutra, Kota Bandung.
Peresmian Pasar Kreatif Jabar rencananya dilakukan Jumat (7/7/2023) dan menjadi satu rangkaian dengan event Karya Kreatif Jabar – Pekan Kreatif Jawa Barat yang dibuka pada hari yang sama tapi tempatnya di Gedung Sate Bandung.
Grand launching Pasar Kreatif Jabar pada Jumat nanti merupakan tahap pertama. Masih ada beberapa tahap lagi karena banyak tersedia lahan luas yang bisa dimaksimalkan untuk memajang karya kreatif Jabar sesuai misi Gubernur Ridwan Kamil.
“Ini baru tahap awal, baru 32 tenan yang ada saat ini. Sudah ada yang menempati, semuanya dari UMKM. Tanggal 7 Juli grand launching,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar Noneng Komara Nengsih, di Gedung Sate, Rabu (5/7/2023).
BACA JUGA INI GENGS…Pabrik Baterai Mobil Listrik Dibangun di Jabar, Rencananya Beroperasi Maret 2024
Lahan untuk Pasar Kreatif Jabar di Cikutra tersebut merupakan aset Dinas Perindustrian dan Perdagangan, tapi dalam pengelolaannya nanti akan dipegang PT Jaswita, salah satu BUMD milik Pemdaprov Jabar.
“Itu aset kami di Indag, tetapi ada penugasan pengolahannya ke Jaswita supaya lebih profesional. Harapannya kita memperoleh profit,” kata Noneng.
Menurut Noneng, pembangunan Pasar Kreatif Jabar akan terus berlanjut karena diproyeksikan sebagai sentra ekonomi kreatif.
Harapannya sektor UMKM dan industri kreatif dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan menyerap tenaga kerja secara lebih masif.
“Jawa Barat memiliki kontribusi 20,73 persen terhadap PDB ekonomi kreatif nasional, banyak menyerap tenaga kerja, tapi belum memiliki pusat ekonomi kreatif yang representatif,” ungkapnya.
BACA JUGA INI GENGS…Sekda Bandung Harap Minimnya Luasan RTH Tak Berdampak pada Psikologis Masyarakat
Noneng menambahkan, Pasar Kreatif Jabar merupakan komitmen Gubernur Ridwan Kamil dan Pemdaprov Jabar untuk mempertemukan supply dan demand ekonomi kreatif.
Dalam pelaksanaannya, Disperindag akan terus mengontrol dan evaluasi optimasi Pasar Kreatif Jabar ini.
“Tentu saja kami terus melakukan evaluasi terhadap perkembangannya, agar dalam perjalanannya sesuai dengan cita-cita awal. Tempat bertemunya supply and demand produk kreatif,” tutup Noneng.










