EKSCHOOL.ID, – Hobi menimbun barang ternyata bisa menjadi hoarding disorder atau gangguan penimbuna, satu kondisi di mana seseorang memperoleh barang dalam jumlah berlebihan dan menyimpannya secara kacau. 

Menurut National Health Service United Kingdom (NHS), hoarding disorder dinilai sulit diobati karena banyak pengidap kondisi ini yang tidak menyadarinya.

Banyak para ilmuan yang belum memahami, mengapa seseorang memiliki hasrat untuk menimbun banyak barang, bahkan barang tersebut tidak ada harganya sama sekali. Para ilmuan meyakini jika hoarding disorder merupakan gejala dari kondisi lain.

Masalah kesehatan mental yang terkait dengan hoarding disorder meliputi:

Depresi berat

Gangguan psikotik, seperti skizofrenia

Obsessive Compulsive Disorder (OCD)

Tanda-tanda Hoarding Disorder

Seseorang yang memiliki hoarding disorder biasanya menunjukkan tanda-tanda sebagai berikut.

Menyimpan atau mengumpulkan barang-barang yang mungkin memiliki sedikit atau tidak ada nilai uang sama sekali, seperti surat sampah.

Merasa sulit untuk mengkategorikan atau mengatur barang

Mengalami kesulitan dalam mengambil keputusan sehari-hari

Memiliki hubungan yang buruk dengan keluarga atau teman

Apa Perbedaan Hoarding Disorder dengan Koleksi Barang?

Banyak orang mengoleksi barang-barang seperti buku atau prangko. Perbedaan antara penimbunan dan koleksi adalah bagaimana barang-barang tersebut diatur.

Koleksi biasanya tertata dengan baik dan mudah diakses. Penimbunan biasanya tidak terorganisir, memakan banyak ruang, dan sebagian besar barang tidak dapat diakses.

Misalnya, seseorang yang mengumpulkan ulasan surat kabar mungkin memotong ulasan yang mereka inginkan dan mengaturnya dalam katalog. Seseorang yang menimbun akan menyimpan tumpukan besar surat kabar yang mengacaukan seluruh rumahnya.

Bagaimana Cara Mengobati Hoarding Disorder?

Pengobatan utama hoarding disorder adalah Cognitive Behavioral Therapy (CBT) atau terapi perilaku kognitif. Terapis akan membantu orang tersebut untuk memahami apa yang membuatnya sulit untuk membuang barang-barang.

Hal ini akan dikombinasikan dengan tugas-tugas praktis dan rencana untuk dikerjakan. Penting bagi pengidap hoarding disorder untuk bertanggung jawab membersihkan rumahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *