EKSCHOOL.ID, – Pada pertengahan Oktober 2023, ribuan kaum muslimin di Jawa Barat menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di sejumlah tempat di Kota Bandung. Aksi dimulai di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, kemudian massa melakukan long march dari Gedung Sate menuju Gedung Merdeka melewati sejumlah ruas jalan.
Informasi mengenai aksi solidaritas tersebut sudah saya ketahui sejak sehari sebelumnya dari media sosial. Mengetahui jika aksi akan berakhir di Gedung Merdeka, saya memilih menunggu di gedung yang terletak di Jalan Asia Afrika. Tulisan Gedung Merdeka, sudah terbayang dalam imajinasi menjadi latar karena apa yang diperjuangkan oleh rakyat Palestina saat ini adalah kemerdekaan.
Gedung Merdeka di pusat Kota Kembang pun memiliki nilai historis karena menjadi tempat diselenggarakannya konferensi Asia Afrika pada 1955. Saat itu, Palestina diundang dan diwakili langsung oleh Mufti besar Palestina, Syekh Muhammad Amin Al-Husaini.
“Kolonialisme belum mati, hanya berubah bentuknya. Neokolonialisme itu ada di berbagai penjuru bumi, seperti Vietnam, Palestina, Aljazair, dan seterusnya,” kata Soekarno dalam pembukaan pidatonya.
Indonesia dan Palestina, lebih khusus Bandung dan Palestina selayaknya saudara yang tak bisa dipisahkan meski secara jarak berjauhan. Ketika salah satu saudara tersebut sedang sakit, saudara yang lainnya pun tentu akan merasakan, kemudian saling menguatkan dengan berbagai bentuk dukungan dan doa. Kemerdekaan Palestina menjadi hal yang mesti diperjuangkan.
“Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel,” kata Bung Karno.
Apalagi sejak perang yang kembali meletus sejak 7 Oktober, Israel dengan sekutunya telah memborbardir wilayah Gaza. Membunuh siapa saja dengan melepaskan bom-bom ke wilayah pemukiman padat penduduk, mesjid, sekolah hingga rumah sakit. 8000 jiwa bahkan lebih dikabarkan telah menjadi korban dengan 3000 an lebih diantaranya anak-anak.
Kondisi Gaza yang semakin berduka sudah sepatutnya kita bantu dengan berbagai bentuk dan rupa. Bukan karena label agama, tetapi kita hanya perlu menjadi manusia. Menghentikan penjajahan Israel sekaligus memastikan bahwa Palestina adalah Bangsa Merdeka.
*Ditulis oleh Sutanto Nurhadi Permana/Collaborator Ekschool.id








