EKSCHOOL.ID, – Pemerintah Kabupaten Garut kembali menggulirkan Program Beasiswa Satu Desa/Kelurahan Satu Sarjana pada Tahun Anggaran 2026.
Dikutip dari laman resmi Jabarprov, program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat hingga pelosok daerah.
Tahun ini, Pemkab Garut membuka pendaftaran bagi 109 desa dan kelurahan yang belum memiliki penerima manfaat program tersebut.
Program ini mengacu pada Peraturan Bupati Garut Nomor 39 Tahun 2025 tentang Pemberian Bantuan Pendidikan Tinggi bagi Masyarakat beserta petunjuk teknis seleksi penerima beasiswa.
Pada 2025, Program Satu Desa/Kelurahan Satu Sarjana telah menjangkau 333 dari total 442 desa dan kelurahan di Kabupaten Garut. Kini, sebanyak 109 desa dan kelurahan yang belum terakomodasi kembali mendapat kesempatan untuk mengirimkan putra-putri terbaiknya pada tahun ajaran 2026/2027.
Pendaftaran di tingkat desa dan kelurahan dijadwalkan berlangsung pada 15-20 Juli 2026. Selanjutnya, peserta akan mengikuti tahapan seleksi administrasi hingga wawancara sebelum penetapan penerima beasiswa yang ditargetkan rampung pada 6 Agustus 2026.
Melalui program tersebut, peserta dapat memilih berbagai program studi di 16 perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Garut.
Program studi yang tersedia mencakup bidang teknologi, pendidikan, kesehatan, pertanian, ekonomi, hukum, hingga administrasi publik yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Pemkab Garut berharap program ini mampu memperluas kesempatan lulusan sekolah menengah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sekaligus melahirkan generasi sarjana yang nantinya dapat kembali membangun desa dan kelurahannya masing-masing.










