EKSCHOOL.ID, – Sebanyak 3.382 mahasiswa Universitas Padjadjaran didampingi 203 dosen, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) di 203 desa yang tersebar di 46 kecamatan di dua kabupaten di Jawa Barat yaitu Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Sumedang.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman, menitipkan pesan kepada mahasiswa Unpad untuk memberikan dampak nyata di masyarakat.

“Meskipun waktu pelaksanaan KKNM relatif singkat, mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak nyata melalui penguatan literasi keluarga dan literasi keterampilan hidup (life skill),” kata Herman, dikutip dari laman resmi JabarProv, Rabu 7 Januari 2026.

Program KKN ini direncanakan berlangsung selama kurang lebih satu bulan, terhitung mulai 10 Januari hingga berakhir pada 11 Februari 2026, dengan fokus pada penanganan kemiskinan dan pengelolaan sampah.

“Kunci penanggulangan kemiskinan itu ada dua, yaitu pendapatan harus ditingkatkan dan beban pengeluaran harus dikurangi. Oleh karena itu, adik-adik mahasiswa diharapkan bisa menyeberangkan dan mengantarkan masyarakat agar mampu mengakses peluang, meningkatkan pendapatan, serta mengurangi beban pengeluaran,” ujar Herman.

Sementara itu, Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, mengatakan bahwa kegiatan KKN merupakan peluang yang sangat besar bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari masyarakat.

KKN tidak hanya menjadi ruang pembelajaran di luar kelas, tetapi juga berperan sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus dengan berbagai permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat di lapangan.

“Selamat belajar di tempat KKN. Semoga ilmu yg didapatkan dapat memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.