EKSCHOOL.ID, – Sebanyak 424 pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Barat diterjunkan langsung ke 424 SMA dan SMK Negeri pada hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026.

Langkah ini merupakan instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) agar jajaran pemerintah hadir di tengah peserta didik baru dan memastikan MPLS berjalan aman sekaligus menjadi momentum pembentukan karakter.

Salah satu pejabat yang turun langsung adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman yang memantau pelaksanaan MPLS di SMA Negeri 3 Bandung, Rabu 15 Juli 2026.

Herman mengatakan, seluruh pejabat pimpinan tinggi dan administrator Pemprov Jabar mendapat tugas mengunjungi sekolah-sekolah pada hari pertama MPLS.

“Pak Gubernur menugaskan kami semua turun ke lapangan. Hari ini gedung-gedung pemerintahan saatnya kosong, karena seluruh pejabat hadir langsung di sekolah untuk berinteraksi dengan anak-anak kita, calon pemimpin masa depan,” kata Herman.

Di SMA Negeri 3 Bandung, Herman secara resmi membuka MPLS Pancawaluya 2026. Menurutnya, masa pengenalan lingkungan sekolah selama lima hari harus dimanfaatkan secara maksimal agar peserta didik mengenal lingkungan belajar, guru, teman, hingga budaya sekolah yang akan menjadi bagian dari kehidupan mereka selama tiga tahun ke depan.

Ia menegaskan, MPLS bukan sekadar agenda seremonial, melainkan fondasi awal pembentukan karakter sekaligus kesiapan mental siswa memasuki jenjang pendidikan menengah.

“Memang hanya lima hari, tetapi ini bisa menjadi magic moment agar anak-anak mengenal dirinya, mengenal guru, teman, serta lingkungan sekolah sehingga siap mengikuti proses pembelajaran secara efektif,” ujarnya.

Herman juga menyampaikan amanat Gubernur Dedi Mulyadi agar seluruh warga sekolah tidak hanya memahami nilai-nilai Pancawaluya, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pelaksanaan MPLS harus berlangsung aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari praktik perpeloncoan, kekerasan, maupun intoleransi. Karena itu, guru, panitia, hingga aparat kepolisian diminta bersama-sama mengawal kegiatan agar berjalan sesuai ketentuan.

Dalam dialog bersama peserta didik baru, Herman turut memotivasi para siswa untuk berani memiliki cita-cita besar. Kepada seorang siswa yang bercita-cita melanjutkan studi psikologi di University of Toronto, Herman menegaskan pemerintah siap membuka jalan melalui berbagai program beasiswa, termasuk Beasiswa Garuda dan LPDP.

“Kalian semua punya peluang mendapatkan beasiswa. Persiapkan diri sebaik mungkin, nanti akan ada pendampingan agar bisa bersaing dan meraih kesempatan belajar sampai ke luar negeri,” katanya.

Selain mengejar prestasi akademik, Herman juga mengajak para siswa aktif mengikuti kegiatan kepramukaan sebagai wadah membangun kepemimpinan, karakter, serta kemampuan sosial.

Di akhir arahannya, Herman menyampaikan salam Gubernur Dedi Mulyadi kepada seluruh peserta MPLS. Ia optimistis para siswa yang memulai pendidikan tahun ini akan menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045.

“Selamat mengikuti MPLS. Belajar dengan sungguh-sungguh, bangun karakter, dan persiapkan diri. Insya Allah kalian adalah calon-calon pemimpin masa depan Indonesia,” pungkasnya.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.