EKSCHOOL.ID, – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan layanan literasi bagi masyarakat tidak akan terhenti meski kawasan Gedung Sate dan Lapangan Gasibu tengah ditata.

Sebagai solusinya, perpustakaan di kawasan Gasibu akan ditransformasikan menjadi perpustakaan digital yang dilengkapi layanan perpustakaan keliling.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, transformasi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemprov Jabar menghadirkan ruang publik yang lebih tertata tanpa mengurangi akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan layanan literasi.

“Insya Allah, Lapangan Gasibu akan terintegrasi dengan halaman Gedung Sate dan masyarakat tetap mendapatkan layanan literasi,” kata Herman, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, selain menghadirkan perpustakaan digital, Pemprov Jabar juga akan mengoperasikan perpustakaan keliling (mobile library) di sekitar kawasan Lapangan Gasibu agar masyarakat tetap mudah mengakses buku dan berbagai layanan literasi.

Herman menambahkan, masyarakat juga dapat memanfaatkan fasilitas perpustakaan umum terdekat, salah satunya Perpustakaan Umum Kota Bandung di Jalan Seram Nomor 2 yang lokasinya tidak jauh dari Gedung Sate dan Lapangan Gasibu.

Ia menjelaskan, penataan kawasan Gasibu dilakukan secara menyeluruh mengingat lapangan tersebut merupakan salah satu ruang publik yang setiap hari dipadati warga untuk berolahraga, berjalan santai, berekreasi, hingga berbagai aktivitas luar ruang lainnya. Karena itu, kawasan tersebut membutuhkan ruang yang lebih lapang, aman, nyaman, dan mendukung mobilitas masyarakat.

Pemprov Jabar, lanjut Herman, ingin memastikan pembangunan ruang publik berjalan seiring dengan penguatan ekosistem literasi. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya memperoleh fasilitas publik yang lebih baik, tetapi juga tetap memiliki akses terhadap budaya membaca.

“Semangat literasi akan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat,” pungkasnya.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.