EKSCHOOL.ID, – Drama antara PSG dan Kylian Mbappe kembali berlanjut, kali ini sanga pemain menolak perpanjangan kontrak yang ditawarkan tim.
Drama panjang antara Kylian Mbappe dengan PSG ini disebut Paolo Di Canio sebagai kesalahan yang dibuat sendiri oleh PSG di masa lalu.
Saat ini, PSG sedang dalam kondisi sulit seusai Mbappe enggan menambah opsi perpanjangan setahun di kontraknya. Itu artinya, PSG tidak akan mendapat sepeser pun ketika Mbappe pergi saat kontraknya habis di musim panas 2024.
BACA JUGA INI GENGS…Industri Game dan E-Sports Diprediksi Makin Mantap, Gengs!
Kylian Mbappe diyakini akan bergabung dengan Real Madrid pada musim berikutnya.
Di Canio merasa PSG dan Mbappe sama-sama sudah bersalah. PSG dinilai terlalu memanjakan Mbappe, sedangkan Mbappe disebut kurang ajar terhadap klubnya.
“PSG membuat diri mereka sendiri dalam situasi ini, memanjakan dia, dan menjadikan dia sebagai sebuah merek global,” ujar Di Canio dikutip dari Sky Sport Italia.
BACA JUGA INI GENGS…Juara NBA Pertama Kali, Denver Nuggets Impresif di Sepanjang Play-Off
“(Klub) sudah terjebak dalam permainan dia pada tahun lalu dan sekarang Mbappe terus memainkannya,” sambung mantan pemain Napoli, Juventus, AC Milan, dan Lazio itu.
“Kita bisa membicarakan tentang kesalahan PSG, tapi ada juga ketidaksenonohan dari si pemain, saya menyebutnya ketidaksenonohan karena dia sudah mengambil keuntungan dari klub pada tahun lalu, dan sekarang dia ingin bermain selama setahun lalu pergi sebagai free agent untuk mendapatkan uang di Real Madrid.”









