EKSCHOOL.ID, – Pemerintah Kota Bogor (Pemkot Bogor) menggencarkan sosialisasi anti bullying, agar siswa terhindar dari perundungan dan merasa aman belajar, yang digelar di Sekolah Dasar Negeri Rimba Putra, Bogor Barat.

Edukasi ini dilakukan sejak awal 2026 untuk menekan kasus perundungan di lingkungan pendidikan. Program menyasar siswa tingkat dasar supaya pencegahan dimulai sejak usia dini.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin datang langsung bersama perangkat dinas terkait untuk memberi pemahaman kepada murid.

“Sejak kecil anak-anak harus paham, perundungan itu tidak baik, mengejek atau menghina itu tidak baik,” ujar Jenal, dikutip Diskominfo Kota Bogor, Rabu 14 Januari 2026.

Selain sosialisasi dari pemerintah, guru diminta terus menguatkan pendidikan karakter di sekolah. Jenal berharap keluarga besar Sekolah Dasar Negeri Rimba Putra terbebas dari bullying, baik sebagai korban maupun pelaku.

“Kalau terus diedukasi, siswa akan jadi generasi kuat dan anti bullying,” ujar Jenal.

Anak-anak menyatakan tidak ingin diejek, direndahkan, atau dihina sehingga mereka sepakat saling menjaga sikap.

Kepala Sekolah Dasar Negeri Rimba Putra Widi Prihayana menilai sosialisasi ini penting agar siswa mengenal apa itu bullying dan cara mencegahnya. Menurut Widi, candaan bisa berubah menjadi perundungan jika tidak dikendalikan sejak awal.

Ia menegaskan ilmu yang didapat siswa hari itu menjadi bekal membentuk karakter saling menghargai di sekolah dan di rumah.

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.